Tahu Campur Kalasan Pak Haji Mahfud, Kuliner Surabaya Petis Udamnya Medok Pol!

kuliner surabaya

Halo Sobat Foodies! Ketemu lagi sama Mimin Nita, pendekar lidah pedas spesialis persilatan kuliner surabaya! Malam ini hawanya lumayan sejuk habis gerimis, paling enak nyari makanan berkuah panas yang aromanya bisa ngebangunin orang tidur. Pilihannya? Tentu saja Tahu Campur!

Ngomongin kuliner malam yang bikin anget badan, tahu campur dengan otot (urat) sapi yang kenyal ini adalah jawaban paling mutlak. Coba bayangin, dari area parkiran aja aromanya udah nyegrak wangi petis udang khas pesisir pantai utara. Pas disajikan, kamu bakal nemuin selada air yang krenyes-krenyes, tahu goreng, mie kuning, perkedel singkong (lentho), dan potongan urat sapi segede gaban yang diguyur kuah kaldu petis hitam pekat. Rasanya legit, gurih, dan bener-bener lumer di mulut!

Buat kamu yang ngaku pecinta petis garis keras, Mimin udah buatin daftar tempat nyari tahu campur daging sapi petis medok di surabaya yang rasanya paling juara dan gak abal-abal.

Intermezzo bentar ya, buat kamu yang pas kebetulan habis jalan-jalan dari candi di Jawa Tengah dan lagi cari ide buah tangan, wajib hukumnya baca Oleh-Oleh Kuliner Magelang yang Bisa Dibeli Setelah Wisata ke Borobudur biar gak salah beli. Nah, sekarang balik lagi ke mangkok tahu campur kita!


1. Tahu Campur Kalasan H. Abd. Mahfud-Kuliner Surabaya

Tahu Campur Kalasan Pak Haji Mahfud ini adalah rajanya tahu campur di Surabaya. Konon, beliaulah yang pertama kali mempopulerkan kuliner asli Lamongan ini di Surabaya puluhan tahun silam. Lokasinya di Jalan Kalasan, dekat Tambaksari.

Bumbu Petis Udang yang Super Premium
Keunggulan utama warung ini ada di kualitas petisnya. Mimin bisa ngerasain petis udangnya itu manis gurih tanpa ada rasa pait atau amis sedikit pun. Bumbunya diulek langsung di piring pakai sendok, dicampur kuah kaldu sapi rebusan balungan. Perfect balance banget antara manis, gurih, dan wangi!

Perkedel Singkong (Lentho) yang Nagih
Selain daging dan otot (kikil) sapinya yang super lunak, lentho (perkedel singkong) di sini punya tekstur yang garing di luar tapi lembut di dalam. Ketika lentho ini hancur dan menyerap kuah petisnya yang kental, rasanya pecah berkeping-keping di rongga mulut!

2. Tahu Campur Pak Minto (Menanggal)

Geser ke kawasan Selatan Surabaya, tepatnya di Menanggal deket Masjid Al-Akbar, ada Tahu Campur Pak Minto yang selalu dibanjiri pengunjung setiap malam. Ini adalah destinasi wajib buat yang lapar tengah malam sehabis nongkrong.

Porsi Daging Kikil Super Jumbo
Mimin peringatin ya, kalau makan di Pak Minto siap-siap kekenyangan! Porsi potongan urat, daging, dan kikil sapinya luar biasa banyak. Dagingnya direbus berjam-jam pakai rempah khusus jadi sama sekali gak alot. Ngunyah uratnya tuh gampang banget, kayak ngunyah agar-agar.

Selada Air Segar Penyeimbang Rasa
Meski bumbu petisnya sangat medok dan rich, adanya irisan selada air (kecambah dan kubis) yang segar bikin rasanya gak bikin eneg (blenger). Kerupuk udangnya diremukkin di atas kuah juga nambahin dimensi tekstur yang mantul banget!

3. Tahu Campur Cak Kahar (Jalan Embong Malang)

Beralih ke tengah kota, deket-deket area pusat perbelanjaan, Tahu Campur Cak Kahar adalah pelarian para pekerja kantoran yang pulang malam. Gerobaknya sederhana di pinggir jalan, tapi antreannya rapet.

Kuah Kaldu yang Sedikit Lebih Terang
Beda dari yang lain yang kuahnya dominan hitam legam karena petis, Cak Kahar punya kuah yang agak kekuningan (karena kaldu rebusan dagingnya sangat kuat). Petisnya diulek terpisah di dasar piring, jadi kamu bisa atur sendiri tingkat kekentalan kuahnya pas diaduk.

kuliner surabaya
kuliner surabaya

Cita Rasa Pedas Nendang
Di sini Mimin saranin pesen pedes sekalian! Ulekan cabe rawit setannya menyatu sempurna sama bumbu petis yang manis. Kombinasi manis, gurih kaldu sapi, wangi udang, dan after-taste pedes nylekitnya bikin nagih parah.

4. Tahu Campur Depot Kita (Tidar)

kuliner surabaya
kuliner surabaya

Meski namanya lebih general (Depot Kita), menu tahu campur di depot legendaris kawasan Tidar ini adalah menu yang paling cepat sold out. Tempatnya nyaman karena bentuknya ruko (bukan tenda kaki lima).

Kebersihan dan Kualitas Daging Terjamin
Karena berbentuk depot resto tua, standar kebersihannya sangat dijaga. Potongan dagingnya sangat bersih, tanpa ada serat atau lemak berlebih yang bikin geli di lidah. Tahu putih gorengnya sangat silky (lembut) seperti tahu sutra.

Cocok Untuk Lidah Non-Jawa Timur
Kalau kamu bawa temen atau keluarga dari luar Jatim yang belum terbiasa sama rasa petis yang terlalu overpowering (menyengat), Depot Kita adalah tempat intro yang pas. Petisnya tidak terlalu strong, rasanya lebih sopan dan mudah diterima lidah, tapi tetep enak pol.

5. Tahu Telor Pak Jayen (Bonus Kuliner Petis)

Sebenarnya ini bukan tahu campur, melainkan saudara dekatnya yang juga mengandalkan kekuatan bumbu petis: Tahu Telor Pak Jayen di kawasan Dharmahusada. Mimin wajib masukin karena saus petis kacangnya sangat fenomenal!

Dadaran Tahu Telur Raksasa
Tahu dipotong dadu lalu didadar bersama telur kocok sampai membentuk omelet raksasa yang sangat tebal. Pinggirannya garing banget tapi tengahnya empuk fluffy.

Bumbu Kacang Petis yang Kasar
Yang bikin fenomenal adalah bumbunya. Kacang goreng diulek kasar (masih bergerindil) bersama petis, bawang putih goreng, dan kecap. Saat telur tahu panas ini disiram bumbu kacang petis berlimpah dan dicocol kerupuk uyel… aduh biyung, diet besok ajalah pokoknya!


Wejangan Mimin Makan Tahu Campur

kuliner surabaya
kuliner surabaya

Biar kamu gak keliatan noob pas makan kuliner pesisiran ini, ini tips dari Mimin:
1. Aduk Rata dari Dasar Piring: Penjual selalu naruh bumbu petis kental di dasar piring sebelum naruh bahan lain dan menyiram kuah. Jadi, aduk rata dulu kuahnya dari bawah ke atas biar rasanya gak hambar di awal tapi kemanisan di akhir.
2. Jangan Pesen Es Teh, Pesen Es Jeruk Nipis: Makan makanan berkuah petis itu ninggalin after-taste yang nempel di tenggorokan. Dibilas pake es jeruk nipis itu paling bener biar mulut kembali fresh.
3. Minta Extra Lentho: Kalau warungnya ngebolehin nambah topping, minta tambahan lentho (perkedel singkong). Ini game changer banget buat nambahin sensasi crunchy di mangkokmu.

Gimana Sobat Foodies, udah kecium belum bau wangi petisnya? Yuk ah gass malem ini keliling Surabaya nyari gerobak tahu campur. Dijamin tidur nyenyak perut kenyang! Salam Puenyet!

Leave a Reply